pawsomestamps.com – Badan Intelijen Pusat AS (CIA) baru-baru ini menerapkan teknologi rahasia bernama Ghost Murmur dalam operasi penyelamatan seorang pilot Amerika yang jatuh di Iran. Ini merupakan kali pertama teknologi tersebut digunakan secara nyata, menandakan kemajuan signifikan dalam kemampuan operasi intelijen AS.
Operasi ini terjadi di saat pilot yang jatuh berusaha menyelamatkan diri setelah terjun payung ke lokasi aman. Ghost Murmur digunakan untuk secara akurat menemukan dan menentukan posisi pilot tersebut, yang bersembunyi di wilayah yang sulit dijangkau. Menurut laporan dari media, teknologi ini memanfaatkan pengukuran medan magnet kuantum jarak jauh untuk mendeteksi sinyal elektromagnetik yang dihasilkan oleh detak jantung manusia.
Proses pengumpulan data melibatkan pemrosesan oleh algoritma kecerdasan buatan yang berfungsi untuk memisahkan sinyal biologis dari kebisingan lingkungan yang ada. Sumber yang mengetahui tentang pengembangan teknologi ini menyatakan bahwa Ghost Murmur mampu mengidentifikasi detak jantung dari jarak yang cukup jauh dalam kondisi yang sesuai.
Pengembangan teknologi ini menjadi bagian dari strategi baru CIA dalam meningkatkan efektivitas operasi penyelamatan dan intelijen. Keberhasilan penggunaan Ghost Murmur di Iran menyoroti potensi inovasi teknologi dalam mendukung misi-misi kompleks yang melibatkan keselamatan individu. Langkah ini juga menunjukkan komitmen AS untuk mengadopsi kemajuan teknologi dalam memperkuat operasi militer dan intelijennya di lapangan.