pawsomestamps.com – Profesor Xueqin Jiang, seorang pakar yang dijuluki ‘Nostradamus-nya China’, memperingatkan bahwa Amerika Serikat berisiko mengalami kekalahan jika melancarkan serangan darat ke Iran. Pandangan ini muncul di tengah ketegangan yang terus meningkat antara kedua negara, yang diperkirakan akan berlanjut dalam waktu dekat.
Dalam wawancaranya, Jiang, yang saat ini berbasis di Kanada, menyebutkan bahwa terdapat kemungkinan besar operasi militer darat akan segera diluncurkan, terutama setelah penempatan sekitar 50.000 personel militer AS di wilayah Timur Tengah. Ia menekankan bahwa faktor geografis dan medan yang ada di Iran menjadi tantangan utama bagi pasukan AS.
Jiang mengungkapkan bahwa Pegunungan Zagros di Iran sangat cocok untuk taktik perang gerilya, yang akan menyulitkan pasukan yang berusaha melancarkan serangan frontal. Selain itu, wilayah gurun seperti Dasht-e Kavir dan Dasht-e Lut menambah kompleksitas bagi pergerakan militer dalam mengakses target-target strategis.
“Serangan dari Irak akan menghadapi medan pegunungan yang sulit. Jika AS memilih untuk menyerang dari timur melalui Pakistan, mereka harus melewati gurun yang luas, sementara dari selatan, mereka akan jauh dari Teheran,” jelasnya.
Jiang juga menunjukkan bahwa peningkatan konflik ini tidak hanya akan mempengaruhi hubungan antara kedua negara, tetapi berpotensi mengubah keseimbangan kekuatan global yang ada saat ini. Menyusul prediksi ini, perhatian internasional semakin tertuju pada perkembangan situasi di Timur Tengah, dengan banyak yang menunggu langkah selanjutnya dari AS.