pawsomestamps.com – Google baru saja memperkenalkan Lyria 3, model kecerdasan generatif musik yang kini tersedia dalam fase beta melalui aplikasi Gemini. Lyria 3 dirancang untuk menghasilkan musik hingga 30 detik disertai lirik otomatis serta memberikan kontrol atas vokal, tempo, dan gaya musik yang dihasilkan.
Model inovatif ini mendukung delapan bahasa, termasuk Inggris, Jerman, Spanyol, Prancis, Hindi, Jepang, Korea, dan Portugis. Pengguna dapat menghasilkan musik dengan memberikan perintah teks, serta melalui referensi gambar dan video yang diunggah ke platform. Selain itu, setiap lagu yang dihasilkan akan memiliki gambar “sampul album” yang diciptakan menggunakan model Nano Banana.
Setiap output audio dari Lyria 3 dilengkapi dengan tag SynthID, sebuah watermark yang memastikan bahwa konten tersebut dapat diidentifikasi sebagai hasil karya kecerdasan buatan. Dengan integrasi Lyria 3 ke dalam YouTube Dream Track, pengguna mendapatkan akses yang lebih luas untuk eksplorasi kreativitas musikal.
Google juga menyediakan batas generasi yang lebih tinggi bagi pelanggan mereka yang berlangganan program Google AI Plus, Pro, dan Ultra. Peluncuran Lyria 3 diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi musisi dan pencinta musik, serta memperluas kemampuan teknis dalam menciptakan karya seni audio yang inovatif.
Inovasi ini membawa pertanyaan mengenai dampak penggunaan kecerdasan buatan dalam dunia musik, khususnya terkait kreativitas dan hak cipta. Lyria 3 menjadi salah satu langkah signifikan dalam menjelajahi batasan teknologi musik modern.